Candi Tikus

CANDI TIKUS

foto037

Candi tikus terletak di Desa Temon, kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Candi tikus merupakan bangunan petirtaan. Hal ini terlihat dari adanya miniatur candi ditengah bangunannya yang melambangkan Gunung Mahameru tempat para dewa bersemayam dan segala sumber kehidupan yang diwujudkan dalam bentuk Air mengalir melalui pancuran – pancuran / jaladwara yang terdapat disepanjang kaki candi. Air ini dianggap sebagai air suci Amrta sumber segala kehidupan.

Candi tikus ditemukan pada tahun 1914 oleh seorang penduduk yang kemudian dilaporkan kepada Bupati Mojokerto saat itu yaitu R.A.A Kromodjojo Adinegara. Penemuan tersebut diawali denga laporan enduduk bahwa di daerah tersebut terjangkit wabah tikus yang bersarang disebuah gundukan. Ketika gundukan dibongkar ternyata didalamnya terdapat sebuah candi yang kemudian disebut candi Tikus. Karena sejarah peemuan inilah hingga sekarang bnyak petani baik dari daerah sekitar Mojokerto maupun luar kota yang sawahnya diserang hama tikus datang ke tempat ini untuk memperoleh air candi yang dipercaya dapat mengusir hama tikus.

Bangunan candi Tikus berdiri pada permukaaan tanah yang lebih rendah dari daerah sekitarnya,yaitu lebih kurang sedalam 3,5 meter. Oleh karen tiu untuk mecapai lantai dasar candi harus menuruni tangga masuk yang berada disisi Utara yang merupakan pintu masuk candi. Orientasi candi tikus adalah ke utara dengan azimut 200.

foto043Candi tikus berdenah bujursangkar dengan ukuran 22,5×22,5 meter,serta tinggi dari lantai sampai puncak candi adalah 5,20 meter. Dan bahan bangunanya didominasi oleh bata,sedang batu andesit digunakan unutk pancuranya. Dinding candi itkus dibuat berteras untuk menahan panas sekitarnya. Pada dinding bagian bawah serta batur candi inilah terdapat pancuran yang seharusnya berjumlah 46 buah,namun kini tinggal 19 buah sementara yang lain tersimpan di museum Trowulan. Adapun bentuk jaladwara/pancuranya ada dua macam yaitu padma/lotus dan makara.

Pada dinding utara bagian bawah kiri kanan tangga masuk terdapat bilik berupa kolam berukuran sama : panjang 3,5 meter,lebar 2 meter dan tinggi 1,05 meter. Pintu masuknya mempunyai tangga,terletak di dinding sebelah selatan berukuran lebar 1,2 meter.

Dinding utara kolam terdapat pancuran masing-masing berjumlah 3 buah. Seluruh pancuran air dahulu mendapat pasokan air melalui saluran yang terdapat di bagian selatan.yatu di belakang candi induk,sementara saluran pembuangan terletak di lantai dasar. Bangunan induk terletak di tengah, kakinya menempel pada teras bawah dinding selatan. Struktur bangunan induk terdiri dari kaki,tubuh dan atap. Kaki candi berdenah segi empat berukuran panjang 7,75 m,lebar 7,65 m dan tinggi 1,5 m. pada bagian kaki terdapat saluran air tetutup mengelilingi kaki,lebar 17 cm dan kedalaman 54 cm,berguna untuk measok air ke pancuran-pancuran di sepanjang kaki candi. Tubuh candi berdenah bujursangkar berukuran 4,8×4,8 m. di sisi barat,utara dan timur menempel pada bagian luar tubuh candi terdapat mebara semu, masing-masing berjumlah 5 buah. Di atas tubuh candi terdapat 4 buah menara berukuran 0,84×0,80 terletak pada tiap sudutnya. Menara yang paling besar berdiri di tengahnya berukuran 1×1,04 m serta tinggi 2,76 cm. Kepuncakan menara-menara ini telah hilang,hinggga tidak diketahui dengan pasti bentuknya. Menara-menara ini melambangkan Gunung Mahameru sebagai pusat makro kosmos. Candi Tikus dipugar pada tahun Anggaran 1984/1985 sampai dengan 1988/1989.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: